Sempat heboh di beberapa blog dan web termasuk beberapa artikel majalah IT, tentang munculnya mesin pencarian baru yang baru beberapa bulan di lansir oleh pembuat software terbesar Microsoft, yaitu Bing.
Saya juga sempat menggunakan Bing, yah tidak jauh-jauhlah dengan Google. Apa mungkin memang semua mesin pencarian gak beda-beda amat ya.
Atau saya yang kurang ahli dalam pengetesannya.
Kecepatan ya cukup bagus, tapi dari sisi perpustakaan yang dapat di cari, harus diakui Google nomor satu, dari yang paling akurat sampai yang gak nyambung. Mungkin karena orang masih percaya Google. Jadi teknik yang disukai Google dijadikan trik agar web nya dapat ditemukan di halaman pertama..
Seberapa jauh kiprah Bing diblantika pencarian, menurut saya jalan masih panjang, banyak rintangan yang harus dilalui, namun melihat nama besar Microsoft, ada juga yang yakin bahwa Bing bisa menjadi pesain berat Google, kita lihat aja nanti ya. Siapa yang mendapatkan singgah
Terus terang bukan membela Google, saya masih menyukai Google. Karena menurut saya sudah familiar di Indonesia, dukungan di bahasa Indonesia cukup power full.
Nah saya mendapat informasi dibalik persaingan ketat antara Google dan Bing ini dalam hal ini Microsoft. Dibalik persaingan ini katanya ada hal yang menguntungkan ke dua belah pihak, kok bisa.
Masih ingat kita bahwa Microsoft sempat beberapa kali diadukan ke badan Internasional yang menangani monopoli, dimana Microsoft harus membayar sejumlah uang atas monopoli software yang dilakukannya. Dan masih di benak kita bahwa Google sudah gembar gembor mengeluarkan Sistem Operasi baru dengan nama Crome. Disinilah letak saling menguntungkan bagi dua raksasa itu, ingat kata pepatah, Gajah bertarung Planduk ditengah-tengah yang mati, dua raksasa bertarung (Google VS Microsoft) Open Source yang mati. Kita tau kiblat Negara meraka dalam perdagangan, dalam hal ini Amerika (bukan bicara politik nih) Neo Liberalisme. Lho apa hubungannya, mari kita kupas.
Dengan Google mengeluarkan Sistem Operasi baru tentunya Microsoft punya pembelaan, lho itu loh ada Sistem Operasi baru, berarti saya tidak berlenggang sendiri
Jadi jelaskan justru itu adalah saling menguntungkan kedua belah pihak. Maka analisa saya kedua raksasa tersebut semakin jaya, sementara kita yang kecil (Open Source) yang semakin kecil donk.
Yah terlepas dari semua itu, kita lihat saja nanti kiprah masing-masing raksasa tersebut, apa yang bakal terjadi selanjutnya, dan saya benar-benar berharap agar open source tetap eksis menghadapi persaingan yang semakin berat ini.
Sekian dari saya, bila kesimpulan saya ada yang salah harap maklum, karena saya bukan seorang ahli. Jika yang saya sampaikan benar itu karena pas telinga saya nguping dapat dengan jelas informasinya, tapi saya lupa dari mana ya.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar